31 Desember 2012

MEMBUAT SIMULASI WEB SERVER DAN EMAIL SERVER MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER

MEMBUAT SIMULASI WEB SERVER DAN EMAIL SERVER MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER


Sudah lama saya tidak memposting blog. Pada kesempatan ini saya akan mencoba mempostingkan sebuah artikel mengenai simulasi pembuatan jaringan komputer menggunakan software Cisco Packet Tracer. Artikel ini juga dibuat sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Keamanan Jaringan Komputer.

Apa itu CISCO PACKET TRACER?

Sebelumnya saya akan menjelaskan software Cisco Packet Tracker. Cisco Packet Tracer adalah sebuah software yang dibuat untuk membuat simulasi jaringan komputer, baik itu berupa LAN atau pun yang lainnya. Selain itu, di software tersebut kita juga bisa membuat simulasi jaringan wireless, juga bisa membuat berbagai macam konsep topologi, seperti topologi start, tree, atau pun yang lainnya. Intinya ialah Cisco Packet Tracer dibuat sebagai sebuah simulasi untuk kita yang ingin membuat berbagai macam konsep jaringan.

MEMBUAT WEB SERVER

Pada artikel ini saya akan menjelaskan secara sederhana tentang bagaimana caranya kita membuat sebuah Web Server. Saya menyediakan 1 server, 1 switch, dan 2 PC. Kemudian, saya mencoba mengkoneksikan antara 2 PC ke Switch dan 1 buah Switch ke 1 Server.



Salah satu hal yang paling utama ialah kita harus menentukan IP Address bagi server-nya terlebih dahulu. Cara untuk menentukan IP Address-nya adalah dengan klik servernya, kemudian pilih Tab 'Config'. Pilih button 'FastEthernet'. Dan ketikan 192.168.1.1 untuk IP .



Kemudian untuk pengaturan DHCP-nya, saya mengatur agar Default Gateway dan DNS Servernya disesuaikan dengan IP Address yang saya atur sebelumnya, yaitu sebesar 192.168.1.1. Caranya ialah pada tab yang sama, klik button 'DHCP'.



Dalam suatu website, salah satu hal yang paling pokok dan terpenting ialah menentukan DNS (Domain Name Server). DNS inilah yang menjadi kunci utama dalam pembuatan website. Untuk mengatur DNS, dalam jendela dan Tab yang sana ('Config'), klik DNS. Lalu ketikkan nama DNS yang dimaksud. Dalam hal ini saya menggunakan nama depan saya sebagai DNS. Lalu ketikan 'Address', yang berupa IP Address yang sudah saja diatur sebelumnya. Klik 'Add' dan kemudian klik 'Save' untuk menyimpan pengaturan DNS.



HTTP adalah protokol yang berfungsi untuk memanggil alamat server yang diminta oleh berbagai host. Dalam HTTP biasanya berupa sekumpulan informasi yang terbentuk dalam suatu bahasa tertentu yang sekarang sangat populer, yaitu HTML. HTML adalah bahasa markup yang dibuat dengan menggunakan tag-tag tertentu. Dalam hal ini saya akan mencoba mendesain sedemikian rupa bentuk tampilan HTML saya dalam HTTP.



Setelah saya sudah mengatur semua hal yang berkaitan dengan server, saya akan mencoba untuk mengatur IP Address dari masing-masing PC. Dalam hal ini saya mencoba untuk mengatur IP Address PC0 secara manual.




Hal yang selanjutnya adalah mengatur IP Address pada PC1. Saya juga mengaturnya secara manual.



Setelah semuanya sudah diatur, saya akan mencoba untuk membuka website yang sudah saya atur sebelumnya di server. Saya akan menggunakan PC0 untuk membukanya. Caranya klik PC0 tersebut kemudian pilih Tab 'Desktop'. Klik ikon 'Web Browser', maka akan tampil jendela Web Browser yang sangat sederhana (karena memang ini adalah simulasi web browser). Di kotak URL, saya akan mengetik website yang sudah saya buat di server, yaitu dengan mengetik: http://hasan.com atau bisa dengan mengetik hasan.com saja (atau bisa juga mengetik IP Address server). Saya tekan 'Enter' dan beginilah tampilannya. Sangat mirip, bukan ?



MEMBUAT E-MAIL SERVER

Setelah saya membuat Web Server, kini tiba saatnya bagi saya untuk membuat E-Mail Server. Tentu bagi kita sudah tidak asing lagi dengan E-Mail, namun yang tidak kita ketahui adalah bagaimana dan seperti apakah pembuatan E-Mail tersebut.

Dalam sebuah server, kita akan membuat 2 buah User pada 2 PC masing-masing. Caranya ialah dengan mengklik server yang bersangkutan, kemudian pilih Tab 'Config', dan pilih button 'EMAIL'. Masukkan Domain Name sesuai dengan DNS yang kita atur sebelumnya, klik 'Set' untuk menyimpan pengaturan Domain Name-nya. Masukkan juga user yang ingin kita buat. Dalam hal ini saya akan membuat 2 user, yang pertama berupa nama kelas kuliah saya (12_5b_01), dan yang kedua nama belakang saya (akbari). Jangan lupa juga masukkan Password masing-masing user tersebut. Klik button '+'. Kemudian klik 'Close' untuk menyimpan pengaturannya.



Selanjutnya saya akan membuat agar PC0 bisa menerima E-Mail Server Client. Caranya adalah klik PC0, kemudian pilih Tab 'Desktop' kemudian double click ikon 'Email'.
Pada kolom Your Name, isikan nama dan E-Mail Address yang saya buat di server sebelumnya. Pada kesempatan ini, saya menggunakan '12_5b_01' untuk nama user dan '12_5b_01@hasan.com'. Pada kolom Incoming Mail Server dan Outgoing Mail Server, saya akan memasukkan IP Address sesuai dengan IP yang saya atur sebelumnya di server. Dan di kolom User Name dan Password saya akan memasukkan nama user dan password yang sudah saya atur sebelumnya di server. Klik Save untuk menyimpan semua pengaturan E-Mail di PC0.



Pada PC1, saya juga akan melakukan hal yang sama sebagaimana di PC0, yaitu mengatur bagaimana PC1 bisa menjadi E-Mail Server Client. Saya klik PC1, pilih Email. Kemudian saya isikan nama 'akbari' di kolom Your Name dan 'akbari@hasan.com' di kolom Email Address. Juga di Incoming Mail Server dan Outgoing Mail Server, saya akan memasukkan IP Address yang sudah saya atur di server. Saya juga akan memasukkan User Name 'akbari' dan Password sesuai dengan yang saya atur sebelumnya di server. Klik Save untuk menyimpan semua pengaturan E-Mail di PC1.



Nah pada sesi inilah, saya akan mencoba untuk menguji apakah pengaturan - pengaturan yang sudah saya kerjakan berhasil atau tidak (yaitu, menjadikan kedua PC menjadi E-Mail Server Client). Saya akan memulainya dengan memilih PC1. Saya akan mengirim Email ke PC0 dengan cara, klik 'E-Mail', pilih Compose. Di kolom 'To' isikan alamat Email yang akan dikirim dan juga 'Subject' sebagai pokok pembahasannya. Jangan lupa juga isikan apa saja yang akan disampaikan kepada PC0.



Kemudian klik 'Send', maka akan tampil pesan sebagai berikut, bahwa Email yang dikirim kepada 12_5b_01@hasan.com dengan 'Subject: Tes Email' telah sukses dikirim.



Selanjutnya ialah kita akan mencoba untuk memeriksa apakah Email dari PC1 kepada PC0 sudah diterima dengan baik atau tidak. Caranya ialah: klik PC0, kemudian pilih Tab 'Desktop', pilih ikon 'E-Mail', sehingga muncullah dialog MAIL BROWSER. Kemudian, di jendela dialog tersebut, pilih button 'Receive', dan akhirnya berhasil, Email yang tadi sudah dikirm dari PC1 berhasil diterima dengan baik di PC0. Klik 'Email' yang dimaksud dan bacalah dengan baik-baik isinya.



Demikian penjelasan saya di blog ini mengenai bagaimana caranya kita membuat simulasi Web Server dan Email Server dengan menggunakan software Cisco Packet Tracer. Saya pun menyadari bahwa penjelasan ini dirasa kurang sempurna.
Untuk itulah saya berharap agar pembaca blog ini mungkin bisa berkunjung ke blog lain yang mungkin panduannya lebih lengkap dari blog saya. Saya juga masih belajar banyak dari orang-orang yang mungkin sudah ahli dalam pembuatan simulasi jaringan melalui software Cisco Packet Tracer ini. Terima kasih atas kesetian kalian mengunjungi blog saya. Semoga bermanfaat !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar